18 Feb 2013

Flowchart Absensi :D

Tugas algoritma yang satu ini berhasil membuat ku agak stress ..
mungkin mudah bagi yang sudah berkecimpung lama didunia IT ..
tapi kalo untukku yang basicnya anak akuntansi ??
 inni tuh WOOOWWWWW bangettt :)


Flowchart inipun berhasil dibuat atas bantuan temanku .. hehehehe
sebenarnya banyak sih yang membantu tapi karena yang membantunya itu banyak dan setiap yg membantu mempunyai pola pikir yang berbeda-beda ..
itulah yang membuat ku pusing sendiri  -__-

coba lihat deh flowchart algoritmaku tentang absensi ..

  

entah bener atau salah yang terpenting bagiku Alhamdulillah tugasku selesai ... :D
walaupun programnya masih sangat berantakan ... hehehehe

kira-kira beginilah codiingan programnya :

print "|========================================|"
print "|       PT. RAKYAT MAKMUR SEJAHTERA                 |"
print "|========================================|"
print "|            SELAMAT BEKERJA !!!                                 |"
print "|--------------------------------------------------------------|"

def login():
        print "(1) Login"
        print "(2) Keluar"
        return input ("Masukkan Pilihan:")
loop=1
pilihan=0
while loop==1:
        pilihan=login()
        if pilihan==1:
                ID=raw_input ("Masukkan ID Anda :")
                import time
                time=float(raw_input("Masukan Waktu Datang :"))
                if (ID == '50030324'):
                        print "|=============================|"
                        print "|      Nama : Syahrul                              |"
                        print "|  Jabatan : Teknical Support             |"
                        print "|       ID :",ID,"                                          |"
                        print "| Waktu Datang : ",time,"                    |"
                        print "|=============================|"
                        if 05.00<time<=08.00 :
                                loop=0
                        elif 08.00<time<=08.15 :
                                print "Anda Telat, Sanksi : Teguran Lisan"
                                loop=0
                        elif 08.15<time<=08.45 :
                                print "Anda Telat, Sanksi :  Teguran Tertulis"
                                loop=0
                        elif 08.45<time<=09.45 :
                                print "Anda Telat, Sanksi : Tidak Dapat Uang Makan"
                                loop=0
                        elif 09.45<time<=11.45 :
                                print "Anda Telat, Sanksi : Tidak Dapat Uang Transport"
                                loop=0
                        elif 11.45<time<=14.00 :
                                print "Anda Telat, Sanksi : Potong Gaji"
                                loop=0

                else:
                        print "Maaf ID yang Anda Masukkan Salah"
                        loop=1
        if pilihan==2:
                print "Terima Kasih dan Selamat Bekerja !"
                loop=0


dan inilah hasil kalo codingan diatas  dieksekusi  :



walaupun masih standard bangett tapi aku seneng karena dari tugas yang tadinya membuat ku stress sekarang aku jadi lebih mengerti algoritma walaupun baru sedikit  :D tapi kalo berusaha insyaAllah nanti mahir kok :)

makasih untuk dosen algoritmaku ... Pak Umam :D
dan teman-teman yang membantuku dalam proses pengerjaan tugas ini :)

maaf yaa kalo program dan codingannya salahh ..
#masih pemula .. harap maklum :)

17 Feb 2013

Sebuah Inspirasi Untukku

Bismillah ..

Ya Robb,
setelah membaca beberapa blogger #maaf ga menyebutkan nama blognya :)
rasanya aku baru sadar hingga saat ini aku belum ada apa-apanya ..
masih lemah, ketergantungan,  belom menjadi sesuatu yang dapat membanggakan  :(

Allah memang baik ..
Ia menyadarkan ku sebelum aku terlalu lama stay pada keadaan yang seperti ini,
agar aku bisa bangkit dari keadaan seperti sekarang ini hingga menjadi sesuatu :)

Aku bersyukur, saat ini aku diberikan oleh-Nya banyak teman yang begitu luar biasa ...
semangat mereka .. cita-cita mereka .. ketangguhan mereka .. visi mereka kedepan ...
dan masih banyak lainnya yang terkadang membuat ku iri dan terkadang mereka adalah motivasi untukku ..
 kenapa aku tidak bisa seperti mereka ??
ya pertanyaan itu rasanya sedikit menamparku, memacu ku untuk bisa melangkah lebih jauh lagi agar aku bisa seperti mereka ..
berani memiliki mimpi super .. lebih semangat dalam menjalani hari ..
mensyukuri setiap nikmat yang telah Engkau berikan ...
dan aku ingin berusaha untuk memperbaiki diriku agar lebih baik dari saat ini  ...
#teringat arti dari suatu ayat dalam Al-Qur'an :
perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan begitu pula sebaliknya .. :D

saat mereka berjalan untuk menggapai semuanya .. aku haruss berlari !!!
yaa berlari untuk mengejar mereka  ... yaa semua asal ada kemauan :D

Man Jadda Wa Jadda !!!
"Barang siapa bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan hasil !!! "
”-where there is a will there is a way -”
Semangattttttt !!!!   ^_^

16 Feb 2013

Menghitung IP Address

Materi IP address ini berhasil bangett ngebuat kepalaku mumet ...
entah karena aku nya yang ga connect-connect atau emang pelajarannya yang terlalu sulit ...
hanya Allah yang dapat menjawabnya :D
terakhir aku sempat ada kuis dikampus tentang IP Address dan hasilnya aku terpukau bangettt dengan hasil kuis ku ...  (lebih tepatnya shock sihh  -__-)

aku dapet beberapa materi IP Address yah mudah-mudahan dapat membantu buat yang baru pertama kali belajar IP Address kayak aku ini ... :D

  • Kelas A


Network ID = 8 bit, Host ID = 24 bit
1 bit pertama = 0
Jumlah Jaringan = 27 = 128
Jumlah Host dalam 1 Jaringan = 224-2 = 16.777.214
Range IP : 1 - 126
Default Netmask : 255.0.0.0

Untuk Penghitungannya, kalo kelas A itu dihitung dari dari 3 oktet terakhir ..
jadi yang dihitung itu dari oktet ke-2, 3 dan oktet ke-4 ..

  • Kelas B


Network ID = 16 bit, Host ID = 16 bit
2 bit pertama = 10
Jumlah Jaringan = 214 = 16.384
Jumlah Host dalam 1 Jaringan = 216-2 = 65.534
Range IP : 128 - 191
Default Netmask : 255.255.0.0

Nah, kalo dikelas B, Untuk perhitungannya yang dipake itu cuma 2 oktet terakhir ..
cuma oktet ke - 3 dan oktet ke - 4 ajja ...

Contoh Soal Untuk KELAS B

jika diketahui IP Address nya 172.16.0.0/18 maka hitung lah subnet, Host Per Subnet, Blok Subnet dan Broadcastnya !!


172.16.0.0/255.255.192.0
10101100.00010000.00000000.00000000/11111111.11111111.11000000.00000000
Jumlah Subnet = 2x =22 = 4
x= jumlah bit 1 pada 2 oktet terakhir
Jumlah Host Per Subnet = 2y – 2 = 214 – 2 = 16382
y = jumlah bit 0 pada 2 oktet terakhir
Blok Subnet = 256 – nilai desimal oktet ketiga = 256 – 192 = 64

Subnet
172.16.0.0
172.16.64.0
172.16.128.0
172.16.192.0
Host Pertama
172.16.0.1
172.16.64.1
172.16.128.1
172.16.192.1
Host Terakhir
172.16.63.254
172.16.127.254
172.16.191.254
172.16.255.254
Broadcast
172.16.63.255
172.16.127.255
172.16.191.255
172.16.255.255

  • Kelas C


Network ID = 24 bit, Host ID = 8 bit
3 bit pertama = 110
Jumlah Jaringan = 221 = 2.097.152
Jumlah Host dalam 1 Jaringan = 28-2= 254
Range IP : 192 - 223
Default Netmask : 255.255.255.0

dan untuk kelas c ini .. (kelas yang paling aku suka kalo disuruh ngitung .. :) ) 
perhitungannya dari oktet ke - 4 doank ... yupppz oktet terakhir ajja ...

Ada contoh soal untuk Kelas C nihh ...

Jika diketahui sebuah IP Address nya 192.168.1.0/25 maka Hitunglah Subnet, Host per Subnet, Blok Subnet dan Broadcastnya !!

192.168.1.0/255.255.255.128
11000000.10101000.00000001.00000000/11111111.11111111.11111111.10000000
Jumlah Subnet = 2x=21=2
Jumlah Host Per Subnet = 2y-2 = 27-2=128 - 2 = 126
Blok Subnet = 256 – 128 = 128

Subnet
192.168.1.0
192.168.1.128
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.129
Host Terakhir
192.168.1.126
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.127
192.168.1.255



Dan untuk IP Privatenya :

Kelas A : 10.0.0.0 - 10.255.255.255
Kelas B : 172.16.0.0 - 172.31.255.255
Kelas C : 192.168.0.0 - 192.168.255.255

Larangan-larangan:

1. Network Id tidak boleh sama dengan 0, karena 0/0 mengacu ke seluruh jaringan/internet
2. Network Id tidak boleh sama dengan 127, karena 127 digunakan untuk IP Loopback
3. Network Id tidak boleh sama dengan 255, karena 255 digunakan untuk netmask
4. Host Id tidak boleh sama dengan 255, karena 255 digunakan untuk alamat broadcast
5. Host Id tidak boleh sama dengan 0, karena 0 digunakan untuk alamat Network


nihhh sedikit materi yang aku punya ... semoga bermanfaat buat kalian yang baru mengenal IP Address ..
kalo ada masukkan .. komentar atau apapun yang dapat menambah pengetahuan ku silahkan dipost dicomment ... :)


# ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat berguna untuk orang lain :D



14 Feb 2013

^^ accounting doea^^

awalnya kita tidak saling mengenal ..
namun Allah mempersatukan kita melalui SMK yang sama-sama kita cintai .. 
yuppzzz  SMK Bina Bangsa .. tepatnya di ^^ Accounting Doea ^^ 

kita tidak saling mengenal satu sama lain,
kita tidak tahu watak satu sama lain,
namun kita semakin erat, kompak, dan mungkin karena kebersamaan kita membuat orang atau bahkan kelas lain yang melihat kita itu akan iri dengan kitaa ... (hehehehe)

ya .. saat-saat smk adalah saat yang sangat menyenangkan untuk ku, karena aku bisa mengenal kalian yang mengajarkan aku betapa pentingnya nilai - nilai kekeluargaan, kebersamaan, saling menjaga, kerjasama, peduli satu sama lain, menghargai perbedaan, cinta ( bahkan banyak yang cinlok :)) ,walaupun disisi lain tak ku pungkiri keegoan dan kekanakan kita masih sering muncull  hingga menimbulkan slek diantara kita ..
#manusiawi :)

aku ingin lebih lama dari itu ...
karena 3 tahun bersama kalian kemarin aku rasa itu adalah waktu yang sangat singkat ..
aku masih inginn senang-senang .. curhat bareng ... dipanggil "mbum/yang" .. ngebolang bareng kalian ... ngerjain tugas barenggg (terburu-buru tapii serru .. ) .. ngumpull dirumahh kalian sambil nunggu waktu lab tiba ... ngerjain yang ultah {dari mulai ngediemin, ga ngasih jawaban pas ulangan, nyeplokin, dan finally makan-makan :D } .. pokoknya bagiku semua itu menyenangkan karena aku nyaman dekat kalian .... 

aku ingin kebersamaan kita tidak terhenti pada seragam  putih abu-abu .. 
tapi aku ingin kita bisa terus menjalin kebersamaan ini hingga kita memiliki anak, cucu, cicit dan hingga akhirnya aku ingin hanya ajal yang dapat memisahkan kita semua ... 

Saat ini, rasanya kini aku ingin kembali memutar semua kenangan itu bersama kalian ..
aku kangennn rujakan bareng kalian ....  kangenn kumpulll bareng kalian ... kangenn ngaji bareng kalian .. kangennn sama kejahilan kalian ... kangennn diceplokin ... kangennn makan bareng ... kangennn semuaaaaa ....

karena apa ???
karena sekarang aku ngerasa kaliann ga seperti dulu ...
(walau aku sadar mungkin kalian ngerasa hal yang sama tentang aku )
tapi aku tau, kini kita memiliki dunia kita masing-masing untuk menggapai semua impian kita ..
darii sibukk kerja ... sibukk dengan kuliahnya .. atau mungkin ada juga yang sibuk dengan keduanya ...
sampai akhirnya kita sudah tidak memiliki waktu luang untuk mengulang kenangan-kenangan itu kembali ... jangankan untuk mewujudkan kenangan itu, untuk bertemu atau saling bertatap muka saja  itupun sulit .... :'(                                                                                                                          

#Bondan & Fead2Black : Kita Selamanya
lagu itu punya rasa tersendiri buatku kini ...
aku kangennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn kaliannn semuaaa ....
misss you ............. accounting doea ..... :'(
                                                                                                                                              
hanya satu yang selalu aku minta ...
Ya Robb, jagalah selalu sahabat-sahabatku dimanapun mereka berada ..
semoga mereka selalu berada dalam lindungan-Mu .. aamiin ...
                                                                                                                                                 
semoga kalian tidak akan pernah menghapus memory-memory indah kita bersama di
 ^^ Accounting Doea ^^ ..

27 Des 2012

PUISI BJ HABIBIE untuk AINUN istrinya ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu ...

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya ...

Dan kematian adalah sesuatu yang pasti ...
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu ...

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat ...

Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi ...

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang ...

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang ...

Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada ...

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau di sini ...

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang ...
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik ...

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini ...

Selamat jalan ...
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya ...

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada ...

selamat jalan sayang ...
cahaya mataku, penyejuk jiwaku ...

selamat jalan ...
calon bidadari surgaku ...

26 Des 2012

my Bebephhh ... :)

21 Des 2012

Mental Loyo

Underground Tauhid - Bangun subuh kesiangan, berangkat kerja terlambat, sampai dikantor tidak segera memulai pekejaan, bahkan sempat buka internet. Istirahat siang langsung makan, karena kekenyangan setelah makan kemudian tidur di masjid, atau ketika kelaparan puasa ramadhan pun tidur setelah zhuhur, di masjid kantor. Jadi, kekenyangan ngantuk, kelaparan juga ngantuk.

Pulang kerja kecapean tidak bisa berbasa basi dengan anak dan istri. Tidak sanggup lagi mengeluarkan kalimat romantis dan mesra terhadap anggota keluarga. Tidak mampu lagi bercanda dan bercengkrama dengan seisi rumah. Rumah terasa hampa seperti losmen atau hotel. Semua sudah kecapean dengan urusannya masing-masing.

Ketika adzan tiba, badan terasa letih, tidak mampu berjalan pergi menuju masjid, walau hanya beberapa meter saja dari jarak rumahnya. Shalat di rumahpun sudah di akhir waktu, tanpa kekhusyu’an lagi. Setelah itu tidur tanpa persiapan, tanpa doa langsung terkapar di tempat tidur.

Hampir seluruh pekerjaan di rumah dikerjakan oleh pembantu, sampai menyiapkan makan dan minumpun dikerjakan pembantu. Meletakan baju bekas dipakai, memasukan baju yang baru distrika, melayani kebutuhan anak, sampai membuang sampah di tempat sampah depan rumah juga dilakukan oleh pembantu.

Sementara anak-anak sibuk dengan handphone, playstation, internet, serta sibuk dengan hobinya. Jarang sekali orang tua menyuruh anak-anaknya dalam menyelesaikan perkejaan rumah tangga, karena sudah dilakukan oleh pembantu. Akibatnya anak tidak banyak memiliki keterampilan hidup, tidak mandiri, tidak banyak bergerak, badan jadi rapuh, kemanjaan yang luar biasa, tidak tahan dengan berbagai benturan, cepat putus asa, banyak tuntutan, kurang sensitifitas, hari-hari yang dipikirkan hanya kesenangannya sendiri, jadi egois. Tidak terlalu care (peduli) terhadap apa yang terjadi disekelilingnya.

Telpon berdering tidak cepat diangkat karena saling mengandalkan, kakak menyuruh adik, adik menyuruh adiknya lagi. Tamu memberi salam tidak segera dijawab, karena semua mengandalkan pembantu atau orang lain. Bahkan mengambil baju yang cuma jarak 2 meter saja menyuruh pembantu yang posisinya sangat jauh.

Dengan semakin majunya teknologi yang banyak membantu pekerjaan manusia, maka semakin lagi menambah kemalasan dan kemanjaan. Hampir semua orang ingin mendapatkan sesuatu dengan cepat dan mudah, sehingga suka mengambil jalan pintas. Rumah makan siap saji menjadi laris, karena pelayanan yang cepat. Dukun-dukun makin laris karena menjanjikan dapat uang banyak dengan cepat, mudah dan tanpa kerja keras. Perjudian juga semakin marak karena punya khayalan yang tinggi ingin cepat kaya. Silaturahim semakin berkurang karena sudah tergantikan dengan telpon, SMS, serata Internet. Temasuk akhirnya pergaulan bebas, tidak sabar menunggu masa pernikahan serta kemapanan, sementara tuntutan biologis sudah semakin menggebu-gebu, tidak kuat, dan akhirnya cari jalan pintas.

Bagi orang yang jeli dalam berbisnis, budaya malas dan manja menjadi peluang emas untuk bisa berjualan barang atau jasa yang sifatnya cepat, mudah, dan membantu konsumen tanpa kerja keras. Berarti kemalasan itu juga akhirnya harus dibayar mahal. Sama dengan kebodohan juga mahal, karena kita tidak mampu membuat atau mengerjakan sendiri, maka semakin banyak kita membutuhkan jasa orang lain untuk membayar kemalasan dan ketidakmampuan kita.

Kamalasan berupaya bagaimana menggali kekayaan alam kita sendiri, seperti emas, perak, minyak, gas, batu bara dan lain-lain akhirnya kita serahkan pengolahannya pada orang asing. Kemalasan kita juga dalam hitung-menghitung produksi, penjualan dan cara bagi hasil yang adil, menyebabkan kita juga banyak mengalami kerugian dalam memperoleh bagi hasil kekayaan alam kita sendiri. Kemalasan kita untuk serius mengurus pertanian, perkebunan, perdagangan serta industri kebutuhan masyarakat, menyebabkan membanjirnya barang-barang impor. Karena produksi dalam negeri tidak mencukupi atau kalah persaingan dalam hal kualitas. Sampai sampai kedelai pun impor, padahal tempenya makanan rakyat. Lebih sadis lagi garam saja impor, padahal negeri ini dua pertiganya lautan.

Kemalasan para pejabat untuk mencari sumber devisa yang lebih produktif dan lebih terhormat, menyebabkan menjamurnya manajemen ala Pak Ogah dan Pak Ableh si tukang palak, yang pandainya hanya memungut pajak saja. Sampai warteg akan dikenakan pajak. Mungkin sebentar lagi mereka akan berfikir bagaimana agar BAB, pipis, dan kentut juga bisa kena pajak.

Kita melihat orang-orang yang loyo, malas dan manja hampir merata di semua lapisan masyarakat, mulai dari siswa sampai para pejabat negaranya. Sehingga budaya instan menjadi pilihan dalam mengurus diri sendiri, keluarga, masyarakat sampai kepada mengurus negara, jadi serba instan.